Kebijakan Pengarsipan dan Preservasi Digital
1. Kebijakan Pengarsipan
TATANAN: Jurnal Hukum dan Syariah berkomitmen untuk menjaga ketersediaan jangka panjang dan pelestarian seluruh konten ilmiah yang dipublikasikan. Jurnal berupaya memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan tetap dapat diakses oleh pembaca dan peneliti dalam jangka panjang.
Untuk mendukung tujuan tersebut, jurnal menerapkan strategi pengarsipan sebagai berikut:
1.1. Sistem OJS (Open Journal Systems)
Seluruh konten jurnal dikelola melalui sistem Open Journal Systems (OJS) yang mendukung pengelolaan dan distribusi publikasi ilmiah secara digital. Artikel, metadata bibliografis, informasi terbitan, dan berkas pendukung dikelola melalui platform tersebut.
1.2. LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe)
Jurnal mendukung pengarsipan digital melalui sistem LOCKSS (Lots of Copies Keep Stuff Safe) apabila layanan tersebut telah diaktifkan dan dikonfigurasi pada sistem jurnal. Sistem ini memungkinkan pelestarian melalui salinan arsip yang tersebar pada jaringan perpustakaan yang berpartisipasi.
1.3. PKP Preservation Network (PKP PN)
TATANAN berupaya memanfaatkan PKP Preservation Network (PKP PN) untuk mendukung pelestarian konten digital dalam jangka panjang. Status integrasi, pendaftaran, dan preservasi melalui PKP PN akan dikonfirmasi berdasarkan konfigurasi serta status layanan yang digunakan oleh jurnal. Jurnal hanya akan menyatakan bahwa kontennya telah dipreservasi melalui PKP PN setelah status tersebut berhasil diverifikasi.
1.4. Pengarsipan Mandiri (Self-Archiving)
Penulis diperbolehkan menyimpan dan membagikan versi artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, repositori pribadi, atau platform akademik lainnya, dengan tetap mencantumkan sumber publikasi asli, identitas jurnal, dan DOI apabila tersedia. Pengarsipan mandiri harus mematuhi ketentuan hak cipta dan lisensi publikasi yang berlaku.
Melalui kebijakan ini, TATANAN: Jurnal Hukum dan Syariah berupaya menjaga keamanan, pelestarian, dan keberlanjutan akses terhadap publikasi ilmiah dalam jangka panjang.
2. Kebijakan Preservasi Digital
TATANAN: Jurnal Hukum dan Syariah berkomitmen untuk menjaga aksesibilitas, integritas, dan keberlanjutan seluruh konten ilmiah yang diterbitkan. Preservasi digital merupakan bagian penting dari tanggung jawab jurnal untuk mempertahankan rekam ilmiah yang andal dan berkelanjutan.
2.1. Komitmen terhadap Preservasi Digital
TATANAN berupaya memastikan bahwa artikel yang telah diterbitkan tetap dapat diakses dalam jangka panjang, termasuk apabila terjadi kegagalan teknis, gangguan situs web, migrasi server, atau perubahan teknologi penerbitan.
Jurnal berupaya mempertahankan konten yang telah diterbitkan, termasuk berkas artikel, metadata bibliografis, informasi terbitan, serta catatan publikasi lain yang relevan.
2.2. Pencadangan Berkala
Jurnal menerapkan pencadangan berkala terhadap instalasi Open Journal Systems (OJS) dan data publikasi. Proses pencadangan mencakup, apabila tersedia dan relevan:
- Basis data jurnal;
- Berkas artikel yang telah diterbitkan;
- Metadata artikel;
- Informasi terbitan dan volume;
- Data konfigurasi jurnal;
- Berkas tambahan yang diunggah; dan
- Catatan digital penting lainnya yang berkaitan dengan publikasi.
Pencadangan dilakukan untuk mengurangi risiko kehilangan data akibat kegagalan server, kesalahan manusia, insiden keamanan siber, atau masalah teknis lainnya.
2.3. Preservasi melalui Open Journal Systems
TATANAN menggunakan Open Journal Systems (OJS) sebagai platform pengelolaan dan penerbitan jurnal. Artikel yang telah diterbitkan beserta metadatanya dikelola melalui infrastruktur penerbitan digital berbasis OJS.
Jurnal melakukan peninjauan berkala terhadap integritas dan aksesibilitas konten yang telah diterbitkan serta melaksanakan pemeliharaan sistem apabila diperlukan.
2.4. Preservasi DOI dan Metadata
Artikel yang diterbitkan dikelola dengan metadata bibliografis yang mendukung identifikasi dan penelusuran artikel serta, apabila berlaku, Digital Object Identifier (DOI).
Metadata artikel dipelihara untuk mendukung identifikasi, sitasi, keterindeksan, dan akses ilmiah jangka panjang. Apabila terdapat koreksi, penarikan artikel, atau pembaruan pascapublikasi lainnya, metadata terkait akan diperbarui apabila diperlukan untuk menjaga integritas rekam ilmiah.
2.5. Preservasi selama Migrasi Sistem
Apabila jurnal mengganti penyedia hosting, memperbarui platform penerbitan, atau bermigrasi ke sistem baru, langkah-langkah yang wajar akan dilakukan untuk mempertahankan:
- Artikel yang telah diterbitkan;
- Informasi DOI;
- Metadata artikel;
- Catatan terbitan dan volume;
- Informasi penulis;
- Berkas tambahan; dan
- Data publikasi penting lainnya.
Prosedur migrasi perlu mencakup pencadangan dan verifikasi untuk meminimalkan risiko kehilangan konten serta menjaga integritas data publikasi.
2.6. Keberlanjutan Akses dan Integritas Berkas
Apabila terjadi gangguan sementara pada situs web atau server, jurnal akan melakukan upaya yang wajar untuk memulihkan akses terhadap konten yang telah diterbitkan dengan menggunakan cadangan terbaru yang telah diverifikasi.
Artikel yang telah diterbitkan dimaksudkan untuk tetap menjadi bagian dari rekam ilmiah dan tidak seharusnya dihapus semata-mata karena perubahan teknis atau administratif. Penghapusan konten hanya akan dilakukan dalam keadaan luar biasa dan sesuai dengan Kebijakan Koreksi, Penarikan Artikel, dan Pernyataan Keprihatinan yang berlaku di jurnal.
Tim editorial melakukan pemantauan terhadap berkas publikasi dan metadata untuk memastikan keduanya tetap dapat dibaca dan diakses. Apabila diperlukan, berkas digital dapat dimigrasikan ke format yang sesuai dengan tetap menjaga integritas rekam ilmiah yang telah diterbitkan.
2.7. Tanggung Jawab dan Peninjauan Kebijakan
Pemimpin Redaksi dan tim pengelola jurnal bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan kebijakan pengarsipan dan preservasi digital ini, dengan berkoordinasi bersama administrator teknis jurnal atau penyedia hosting apabila diperlukan.
Kebijakan ini akan ditinjau secara berkala untuk menyesuaikan perkembangan teknologi dan praktik terbaik dalam pengarsipan serta preservasi digital publikasi ilmiah.
Komitmen terhadap Keberlanjutan Publikasi Ilmiah
TATANAN: Jurnal Hukum dan Syariah berkomitmen mendukung keberlanjutan akses, integritas, keamanan, dan pelestarian konten ilmiah yang diterbitkan. Kebijakan pengarsipan dan preservasi digital dilaksanakan secara bertanggung jawab untuk mendukung ketersediaan publikasi serta keandalan rekam ilmiah dalam jangka panjang.




