Kebijakan Koreksi, Penarikan Artikel, dan Pernyataan Keprihatinan
HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam berkomitmen untuk menjaga integritas, akurasi, transparansi, dan keandalan rekam jejak ilmiah yang diterbitkannya. Apabila setelah publikasi ditemukan kesalahan, pelanggaran etika, permasalahan metodologis yang serius, atau informasi lain yang dapat memengaruhi validitas suatu artikel, jurnal dapat menerbitkan koreksi (correction), melakukan penarikan artikel (retraction), atau menerbitkan pernyataan keprihatinan (expression of concern), sesuai dengan sifat dan tingkat keseriusan permasalahan yang ditemukan.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh artikel yang diterbitkan oleh HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam.
- Koreksi Artikel
Koreksi dapat diterbitkan apabila ditemukan kesalahan dalam artikel yang telah dipublikasikan, tetapi kesalahan tersebut tidak secara fundamental mengubah hasil penelitian, kesimpulan, atau integritas ilmiah artikel.
Koreksi dapat dilakukan terhadap:
- Kesalahan nama penulis;
- Kesalahan afiliasi penulis;
- Kesalahan angka, tabel, atau gambar;
- Kesalahan penulisan atau tipografi yang memengaruhi pemahaman pembaca;
- Kesalahan metadata;
- Kesalahan dalam daftar pustaka atau referensi; dan
- Kesalahan lain dalam informasi pendukung artikel.
Apabila koreksi diperlukan, jurnal akan menerbitkan pemberitahuan koreksi yang secara jelas menjelaskan bagian artikel yang telah diperbaiki. Artikel asli tetap tersedia sebagai bagian dari rekam jejak ilmiah, sedangkan versi yang telah diperbaiki akan diberikan keterangan yang jelas mengenai status koreksinya.
- Penarikan Artikel (Retraction)
Sebuah artikel dapat ditarik kembali apabila ditemukan permasalahan serius yang menyebabkan hasil atau kesimpulan penelitian menjadi tidak dapat diandalkan, atau apabila terdapat pelanggaran etika publikasi yang substansial.
Penarikan artikel dapat dipertimbangkan dalam kondisi sebagai berikut:
- Pemalsuan atau fabrikasi data;
- Manipulasi data yang tidak dapat dibenarkan;
- Plagiarisme substansial;
- Publikasi ganda tanpa izin atau tanpa pengungkapan yang sesuai;
- Pelanggaran hak cipta;
- Penelitian dilakukan tanpa persetujuan etik yang dipersyaratkan;
- Konflik kepentingan serius yang tidak diungkapkan;
- Kesalahan metodologis yang menyebabkan hasil penelitian tidak dapat diandalkan;
- Bukti bahwa artikel diterbitkan melalui proses yang tidak sesuai dengan standar etika ilmiah; dan
- Pelanggaran lain yang secara substansial mengganggu validitas atau integritas artikel.
Keputusan penarikan artikel dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan yang adil, objektif, dan terdokumentasi.
- Prosedur Penarikan Artikel
Apabila sebuah artikel ditarik, HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam akan:
- Tetap mempertahankan halaman artikel dalam sistem jurnal;
- Memberikan penanda yang jelas bahwa artikel telah ditarik (retracted);
- Menerbitkan pemberitahuan penarikan yang menjelaskan alasan penarikan artikel;
- Mempertahankan metadata artikel agar riwayat publikasi tetap dapat ditelusuri;
- Memperbarui informasi DOI apabila diperlukan; dan
- Tidak menghapus artikel secara keseluruhan dari rekam publikasi, kecuali dalam keadaan yang sangat khusus.
Penarikan artikel tidak dimaksudkan untuk menghapus rekam jejak ilmiah, melainkan untuk memberikan informasi yang transparan kepada pembaca mengenai status dan permasalahan yang berkaitan dengan artikel tersebut.
- Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)
Expression of Concern atau pernyataan keprihatinan dapat diterbitkan apabila terdapat alasan yang cukup untuk mempertanyakan integritas atau validitas suatu artikel, tetapi bukti yang tersedia belum memadai untuk mendukung keputusan koreksi maupun penarikan artikel.
Pernyataan keprihatinan dapat diterbitkan apabila:
- Pemeriksaan atau investigasi terhadap dugaan pelanggaran etika penelitian masih berlangsung;
- Terdapat bukti awal mengenai kemungkinan ketidakakuratan data;
- Institusi penulis sedang melakukan investigasi terhadap penelitian yang bersangkutan;
- Terdapat perselisihan yang belum terselesaikan mengenai integritas artikel; atau
- Hasil investigasi belum tersedia dalam jangka waktu yang wajar.
Pernyataan keprihatinan akan ditautkan dengan artikel asli dan akan diperbarui setelah proses investigasi selesai.
- Penghapusan Artikel
Penghapusan artikel secara keseluruhan hanya akan dipertimbangkan dalam keadaan yang sangat khusus dan luar biasa.
Penghapusan dapat dipertimbangkan apabila artikel:
- Mengandung informasi yang secara hukum dilarang untuk dipublikasikan;
- Secara serius melanggar hak privasi seseorang;
- Mengandung informasi yang dapat menimbulkan risiko serius terhadap individu atau masyarakat;
- Melanggar perintah pengadilan atau ketentuan hukum yang berlaku; atau
- Mengandung materi yang secara substansial melanggar hak cipta dan tidak dapat diselesaikan secara memadai melalui koreksi atau penarikan.
Apabila suatu artikel harus dihapus, halaman artikel dan metadata bibliografisnya, sejauh memungkinkan, tetap dipertahankan bersama dengan penjelasan mengenai alasan penghapusan.
- Permohonan Koreksi atau Penarikan
Permohonan koreksi, penarikan artikel, atau investigasi dapat diajukan oleh:
- Penulis;
- Pembaca;
- Reviewer;
- Editor;
- Institusi penulis; atau
- Pihak lain yang memiliki bukti atau informasi yang relevan.
Permohonan harus memuat informasi yang memadai, sekurang-kurangnya:
- Judul artikel;
- Nama penulis;
- DOI atau tautan artikel; dan
- Penjelasan yang jelas mengenai permasalahan yang ditemukan.
- Proses Investigasi
Setiap laporan mengenai kemungkinan kesalahan, pelanggaran etika, atau permasalahan integritas publikasi akan ditinjau secara adil, objektif, dan rahasia.
Editor dapat meminta klarifikasi atau bukti tambahan dari:
- Penulis;
- Reviewer;
- Institusi penulis;
- Komite atau lembaga etik; atau
- Pihak lain yang relevan.
Dalam proses investigasi, jurnal tidak akan mengambil keputusan hanya berdasarkan tuduhan yang belum didukung oleh bukti yang memadai.
Apabila diperlukan, penerbitan koreksi, penarikan artikel, atau pernyataan keprihatinan dapat ditunda sampai hasil investigasi dari institusi atau lembaga terkait tersedia.
- Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab untuk segera menghubungi editor apabila menemukan kesalahan yang signifikan dalam artikel yang telah diterbitkan.
Penulis juga diharapkan bekerja sama secara penuh dalam setiap proses koreksi, klarifikasi, atau investigasi yang dilakukan oleh jurnal.
Ketidakbersediaan penulis untuk bekerja sama tidak secara otomatis menghentikan tindakan editorial apabila jurnal memiliki bukti yang cukup untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
- Transparansi dan Rekam Publikasi
Setiap koreksi, penarikan artikel, atau pernyataan keprihatinan akan dipublikasikan secara transparan dan ditautkan dengan artikel yang relevan.
Pemberitahuan sekurang-kurangnya memuat:
- Judul artikel;
- Nama penulis;
- Volume dan nomor terbitan;
- DOI atau tautan artikel;
- Jenis tindakan yang dilakukan;
- Alasan dilakukannya tindakan; dan
- Tanggal penerbitan pemberitahuan.
HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam akan melakukan upaya yang wajar untuk memastikan bahwa setiap perubahan pascapublikasi tetap dapat ditelusuri oleh pembaca maupun layanan pengindeksan.
- DOI dan Metadata
Apabila artikel memiliki Digital Object Identifier (DOI), status koreksi, penarikan, atau perubahan pascapublikasi lainnya akan dicantumkan dalam metadata sejauh dimungkinkan secara teknis.
DOI artikel yang telah ditarik tidak akan dihapus semata-mata karena artikel tersebut telah ditarik. DOI tetap dipertahankan untuk menjaga keterlacakan dan kesinambungan rekam publikasi ilmiah.
- Keputusan Editorial
Keputusan untuk menerbitkan koreksi, menarik artikel, atau menerbitkan pernyataan keprihatinan merupakan tanggung jawab Editor-in-Chief bersama tim editorial HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam.
Keputusan editorial didasarkan pada:
- Bukti yang tersedia;
- Tingkat keseriusan permasalahan;
- Dampak permasalahan terhadap validitas artikel;
- Dampak terhadap integritas rekam jejak ilmiah; dan
- Standar etika publikasi yang berlaku.
Keputusan editorial dibuat secara independen dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan komersial, pribadi, maupun institusional.
- Pencegahan dan Integritas Publikasi
HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam berupaya meminimalkan kebutuhan terhadap koreksi dan penarikan artikel melalui:
- Penyaringan awal naskah;
- Penilaian kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal;
- Proses peer review;
- Pemeriksaan plagiarisme;
- Pemeriksaan metadata;
- Pemeriksaan referensi dan dokumen pendukung; dan
- Penerapan etika publikasi secara konsisten.
Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen HAKIKI: Jurnal Integrasi dan Studi Islam dalam menjaga kualitas publikasi, integritas akademik, dan keandalan komunikasi ilmiah.