KHIDMAT: Jurnal Penerapan Ilmu dan Pemberdayaan Berkelanjutan menerapkan kebijakan yang ketat terhadap plagiarisme dan integritas akademik. Setiap naskah yang dikirimkan akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme sebelum memasuki proses peer review. Jurnal berkomitmen menjaga integritas rekam jejak ilmiah dan menjunjung tinggi standar etika publikasi akademik.

Klasifikasi Berdasarkan Tingkat Keparahan Plagiarisme

1. Plagiarisme Ringan

Plagiarisme ringan terjadi apabila sebagian kecil teks disalin tanpa sitasi yang tepat dan tidak melibatkan data, hasil, atau gagasan orisinal yang signifikan.

Tindakan: Penulis akan menerima peringatan tertulis dan diwajibkan merevisi naskah dengan menambahkan sitasi yang sesuai serta memperbaiki bagian yang bermasalah.

2. Plagiarisme Menengah

Plagiarisme menengah terjadi apabila bagian substansial dari karya pihak lain digunakan tanpa pengakuan yang memadai.

Tindakan: Naskah ditolak dan penulis dilarang mengirimkan naskah ke jurnal selama satu tahun.

3. Plagiarisme Berat

Plagiarisme berat merupakan reproduksi tanpa izin terhadap gagasan utama, data, hasil penelitian, atau kontribusi intelektual penting dari publikasi lain.

Tindakan: Naskah ditolak secara langsung dan penulis dilarang mengirimkan naskah ke jurnal selama lima tahun.

Klasifikasi Berdasarkan Indeks Kesamaan

Indeks Kesamaan di Atas 40%

Naskah dengan indeks kesamaan lebih dari 40% akan ditolak karena tingkat kemiripannya dianggap berlebihan.

Tindakan: Ditolak tanpa kesempatan pengiriman ulang.

Indeks Kesamaan 20–39%

Naskah dengan indeks kesamaan 20–39% akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki. Penulis wajib memperbaiki sitasi dan parafrase.

Tindakan: Dikembalikan untuk revisi dan dapat dipertimbangkan kembali setelah perbaikan memadai.

Indeks Kesamaan ≤20%

Naskah dengan indeks kesamaan 20% atau kurang dapat melanjutkan proses editorial, meskipun perbaikan sitasi masih dapat diminta.

Tindakan: Diterima untuk ditelaah atau diterima dengan revisi sitasi minor.

Integritas Akademik

Plagiarisme didefinisikan sebagai penggunaan ide, informasi, data, gambar, metode, atau kata-kata dari sumber lain tanpa pengakuan yang semestinya, baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap etika akademik.

Penulis wajib mencantumkan sitasi ketika menggunakan:

  • informasi faktual dari sumber tertentu,

  • data statistik,

  • nama, tanggal, tempat, atau temuan khusus,

  • teori, konsep, kerangka analisis, atau metodologi yang dikembangkan pihak lain.

Informasi yang termasuk pengetahuan umum tidak memerlukan sitasi.

Kutipan langsung harus ditulis dengan tanda kutip dan disertai sitasi yang tepat. Menyalin empat kata atau lebih secara berurutan tanpa tanda kutip dianggap sebagai atribusi yang tidak tepat meskipun sumber disebutkan.

Tindakan Editorial

Dewan editor berhak untuk:

  • menolak naskah yang melanggar kebijakan ini,

  • membatalkan penerimaan artikel,

  • menerbitkan koreksi,

  • menarik artikel yang telah dipublikasikan,

  • serta memberitahukan institusi terkait apabila ditemukan pelanggaran etika yang serius.

Penulis yang memerlukan penjelasan mengenai praktik sitasi atau kebijakan plagiarisme dianjurkan untuk menghubungi kantor editorial sebelum mengirimkan naskah.