Penyaringan untuk Kebijakan Plagiarisme
Kebijakan Plagiarisme dan Indeks Kemiripan
Berdasarkan Tingkat Pelanggaran Plagiarisme:
- Plagiarisme Ringan
Terjadi ketika sebagian kecil teks dari karya lain digunakan tanpa sitasi yang tepat, tanpa melibatkan data atau gagasan utama.
Tindakan: Penulis akan diberikan peringatan dan diminta memperbaiki naskah dengan menambahkan sitasi yang sesuai. - Plagiarisme Sedang
Melibatkan penggunaan bagian substansial dari karya lain tanpa atribusi yang memadai.
Tindakan: Naskah akan ditolak, dan penulis dilarang mengirimkan artikel ke jurnal ini selama 1 tahun. - Plagiarisme Berat
Terjadi apabila terdapat pengambilan ide atau hasil penelitian utama tanpa izin dari sumber asli.
Tindakan: Naskah langsung ditolak dan penulis akan dikenakan larangan pengiriman artikel selama 5 tahun.
Berdasarkan Indeks Kemiripan:
- Di atas 40%
Naskah akan ditolak karena tingkat kemiripan yang terlalu tinggi.
Tindakan: Ditolak tanpa kesempatan pengajuan ulang. - Antara 20%–39%
Naskah perlu direvisi untuk memperbaiki sitasi dan parafrase.
Tindakan: Dikembalikan kepada penulis untuk perbaikan dan dapat dipertimbangkan kembali setelah revisi. - ≤ 20%
Naskah dapat diterima dengan kemungkinan revisi minor.
Tindakan: Diterima atau diminta perbaikan kecil terkait sitasi sebelum publikasi.
Jurnal ini menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap plagiarisme dan berkomitmen menjaga integritas ilmiah.
Plagiarisme dan Integritas Akademik
Plagiarisme adalah penggunaan ide, data, atau kata-kata dari sumber lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya. Baik disengaja maupun tidak, tindakan ini merupakan pelanggaran serius dalam etika akademik.
Setiap penggunaan informasi spesifik seperti nama, tanggal, data statistik, atau fakta tertentu harus disertai sitasi, kecuali termasuk dalam kategori pengetahuan umum. Penggunaan ide, metode, atau kerangka teori dari sumber lain juga wajib disertai referensi, meskipun telah dikembangkan lebih lanjut oleh penulis.
Jika penulis menggunakan kutipan langsung, maka harus disertai tanda kutip dan sitasi. Penggunaan empat kata atau lebih secara verbatim wajib ditandai dengan jelas sebagai kutipan langsung.
Dewan editor berhak menarik atau mencabut artikel yang terbukti melanggar kebijakan plagiarisme. Penulis yang memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai sitasi dan etika publikasi dapat menghubungi pihak redaksi.